Rahasia Menghitung Kalori untuk Tubuh Ideal Versi Ade Rai

 Kalau kita bicara soal membentuk tubuh ideal, banyak orang fokus hanya pada latihan fisik. Padahal, kuncinya nggak cuma di gym, tapi juga di dapur—lebih tepatnya, di menghitung kalori. Nah, di sini saya mau berbagi bagaimana saya, sebagai seorang yang puluhan tahun berkecimpung di dunia kebugaran, memandang pentingnya kalori dalam membangun tubuh sehat dan proporsional.

cara menghitung kalori


Kenapa Menghitung Kalori Itu Penting

Kalori adalah bahan bakar tubuh. Kalau kita konsumsi terlalu banyak tanpa aktivitas yang setara, sisanya akan disimpan sebagai lemak. Sebaliknya, kalau terlalu sedikit, otot bisa berkurang, metabolisme melambat, dan performa latihan menurun.

Jadi, menghitung kalori itu ibarat kita mengatur “bensin” untuk kendaraan. Terlalu penuh—mesin kebanjiran. Terlalu sedikit—mesin mogok. Kita perlu jumlah yang pas supaya performa tetap maksimal.

Rumus Dasar yang Bisa Dipakai

Salah satu metode yang sering saya gunakan adalah Total Daily Energy Expenditure (TDEE). TDEE menghitung kebutuhan kalori harian berdasarkan usia, berat badan, tinggi badan, dan aktivitas fisik. Dengan data ini, kita bisa tahu berapa kalori yang dibutuhkan untuk:

  • Menurunkan berat badan: Konsumsi kalori di bawah TDEE.

  • Menambah massa otot: Konsumsi kalori di atas TDEE dengan komposisi nutrisi yang tepat.

  • Mempertahankan berat badan: Konsumsi sesuai TDEE.

Latihan + Nutrisi = Hasil Maksimal

Saya selalu tekankan ke klien bahwa latihan tanpa pengaturan kalori ibarat mendayung perahu tapi talinya masih diikat di dermaga. Progress jadi lambat, bahkan bisa nggak kemana-mana.

Kalau kamu mau belajar cara menghitung kalori dengan benar, saya rekomendasikan untuk baca panduan lengkap di cara menghitung kalori. Panduan ini akan membantu kamu memahami angka-angka tubuhmu sendiri, supaya latihan yang dilakukan benar-benar menghasilkan perubahan nyata.


FAQ

1. Apakah menghitung kalori harus setiap hari?
Awalnya iya, supaya terbiasa. Nanti setelah paham porsi makan dan komposisinya, kita bisa lebih fleksibel.

2. Apakah semua kalori sama?
Secara energi, iya. Tapi dari segi nutrisi, beda. 500 kalori dari ayam panggang tentu lebih baik daripada 500 kalori dari gorengan.

3. Bagaimana kalau malas mencatat kalori?
Gunakan aplikasi penghitung kalori atau foto makanan untuk diperkirakan kemudian. Lama-lama akan terbiasa memperkirakan secara visual.

4. Apakah menghitung kalori cocok untuk semua orang?
Hampir semua bisa menerapkannya, tapi sesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.

5. Berapa lama sampai terlihat hasilnya?
Biasanya 4–8 minggu dengan konsistensi, tergantung target dan kondisi awal tubuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat Lari Zigzag: Latihan Sederhana yang Efeknya Gak Main-Main

Pilihan Biskuit Buat Asam Lambung: Tetap Fit Tanpa Nyeri

7 Contoh Gerakan Stretching Simpel Biar Badan Nggak Kaku Lagi